Pengalaman terkait pembelajaran selama pandemi

 Belajar dari rumah telah menjadi bagian dari 'new normal' warga Indonesia dalam menjalani kehidupan di tengah pandemi virus corona. Namun kendala infrastruktur dan teknologi membuat adanya kesenjangan pendidikan antar daerah.

Dan pengalaman saya saat waktu pembelajaran waktu pandemi selalu terhambat oleh sinyal/ jaringan handphone yang lelet, saya selalu ketertinggalan tugas saat belajar online karena sinyal/jaringan yang kurang bersahabat bahkan sinyal/jaringan sering hilang tiba tiba saya lagi ngerjain tugas online ( daring ) dan tentunya ini sangat merugikan bagi saya karena, dan juga belajar online ( daring ) ini sangat membutuhkan banyak kuota internet bahkan kuota internet saja saya beli sendiri dan tidak di kasih dari sekolah maupun pemerintah dan itu sangat memperihatinkan sekali menurut saya karena boros bangett kuota internet buat belajar online ( daring ) saya mengaku bahwa ada perbedaan besar saat belajar online dan tatap muka, enakan tatap muka, bahkan ada seorang guru yang belom pernah memberikan materi malah langsung di kasih tugas kan saya jadi bingun buatnya ini gimana kok udah di kasih tugas aja padahal materi belom di kasih dan ini sangat merugikan sekali menurut saya karena kita belom paham atau belom ngerti apa apa kok udah di kasih tugas aja

Saya lebih suka belajar [di sekolah] seperti biasa karena di rumah bosan tidak ada teman,"

Itulah pengalaman saya waktu pembelajaran saat pandemi ini terimakasih sudah membaca sampai akhir

Dan semoga pandemi ini cepat selesai supaya bisa belajar secara tatap muka seperti biasanya, dan semoga kita di jauhkan dari mara bahaya Aminnn....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siapakah Muhammad Khoirul Anam? Prajurit TNI AD Lulusan Rindam IV/Diponegoro